picture

Seperti pada artikel sebelumnya, bahwa ERP merupakan perangkat lunak manajemen bisnis yang memungkinkan organisasi menggunakan satu sistem untuk mengelola seluruh proses bisnis. Melakukan implementasi ERP menjadi salah satu langkah prioritas yang sebaiknya dilakukan oleh sebuah perusahaan. Karena ERP mampu untuk mengelola proses kerja tim dalam manajemen hingga memantau perputaran dana perusahaan. Sistem ERP dirancang pada satu struktur skema data yang biasanya memiliki satu database tertentu.

Salah satu departemen perusahaan yang menerima manfaat besar saat mengimplementasikan ERP adalah Marketing & Sales. Banyak data dalam sistem ERP yang sangat relevan dengan departemen pemasaran dan penjualan. Data ini akan membantu memahami kebutuhan pelanggan sehingga mempermudah proses pemasaran dan penjualan produk perusahaan.

Data di dalam sistem ERP berperan sebagai sumber data utama untuk strategi pemasaran dan penjualan. Sebagai contoh perusahaan penyedia teknologi perangkat lunak. Di lingkup perusahaan ini, surveyor melakukan pengumpulan data berbagai perusahaan dengan kebutuhan pengembangan teknologi perangkat lunak. Hasil survei tersebut kemudian dikumpulkan dalam sistem ERP, yang dipercaya sebagai pengumpul data terpusat.

Metode penyimpanan data yang terpusat dan terjamin aman membantu meyakinkan setiap individu dalam perusahaan bahwa data yang diperoleh valid, terkini, dan lengkap. Karena sistem ERP beroperasi secara real time. Data ERP yang telah dikumpulkan tersebut akan membantu tim pemasaran untuk menginformasikan dan menarik calon klien atas penawaran produk perusahaan.

Selain itu, ERP dapat membantu tim penjualan untuk membangun persona klien perusahaan. Pasalnya, menjaga bisnis dan produk yang dihasilkan untuk klien adalah salah satu orientasi penting bagi tim penjualan. Oleh karena itu, data dalam sistem ERP akan membantu melacak perilaku klien guna memberikan layanan yang lebih baik untuk klien.

Manfaat selanjutnya yang diterima oleh Departemen Marketing & Sales adalah strategi penetapan harga. Seperti pada penjelasan artikel sebelumnya (Ansvia.com; Perjalanan Enterprise Resource Planning) bahwa sistem ERP memungkinkan perusahaan menggunakan satu sistem untuk mengelola seluruh proses bisnis. Varian data ERP dapat digunakan untuk membuat harga dasar. Proses ini memberikan lebih banyak ruang bagi tim penjualan dalam memvariasikan harga untuk situasi pelanggan yang unik.

Strategi tersebut memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan harga dengan tetap bergerak kompetitif. Secara tidak langsung, hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan tim penjualan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan negosiasi yang sehat.

Data ERP yang terkumpul secara real time akan menyarankan penetapan harga baru berdasarkan kasus per kasus. Sehingga pendapatan perusahaan dapat meningkat secara signifikan. Pada akhirnya, implementasi sistem ERP dalam perusahaan, khususunya pada departemen Marketing & Sales, dapat mendorong perusahaan untuk meningkatkan hubungan vendor-klien.